Selasa, 04 Oktober 2011

Tentang Kebohongan

Pribadi bagaimana yang bisa menjadi pembohong?
Bohong dapat digunakan sebagai sarana dalam mencapai tujuan interaksi sosial. Misalnya untuk mendapatkan teman atau mempengaruhi orang lain. Ini artinya bohong memang bisa dimanipulasi sesuai kehendak untuk menggapai tujuan tertentu. Orang-orang yang manipulatif adalah mereka yang bisa memanfaatkan bohong secara maksimal.

Apakah ada orang yang membohongi diri sendiri?
“Jangan membohongi diri sendiri!” Begitu biasanya.....

Pribadi bagaimana bisa yang menjadi pembohong?
Bohong dapat digunakan sebagai sarana dalam mencapai tujuan interaksi sosial. Misalnya untuk mendapatkan teman atau mempengaruhi orang lain. Ini artinya bohong memang bisa dimanipulasi sesuai kehendak untuk menggapai tujuan tertentu. Orang-orang yang manipulatif adalah mereka yang bisa memanfaatkan bohong secara maksimal.

Apakah ada orang yang membohongi diri sendiri?
“Jangan membohongi diri sendiri!” Begitu biasanya peringatan yang diberikan kepada seseorang untuk jujur pada dirinya sendiri. Tapi apa sebenarnya bohong terhadap diri sendiri itu? Bohong kepada diri sendiri sebenarnya konsep yang masih kabur. Menurut sebagian pihak, artinya mengingkari apa yang menjadi kehendak hatinya yang paling dalam. Tapi kehendak hati yang paling dalam itu apa maksudnya? Sekali lagi, ini adalah konsep yang kabur. Kebohongan bisa membentuk lingkaran setan dan terus bertumpuk. Sekali kebohongan dilakukan, biasanya kebohongan akan abadi karena harus terus melakukan kebohongan agar tidak dianggap berbohong.

Apa yang anda rasakan ketika berbohong?
Apakah Anda merasakan munculnya perasaan bersalah? Atau munculnya rasa was-was? Degup jantung lebih kencang sehingga dada berdebar-debar? Bulu kuduk merinding? Atau Anda tidak merasakan apa-apa? Sebagian orang melaporkan munculnya perasaan bersalah setelah berbohong. Sebuah penelitian juga menemukan bahwa tekanan yang dialami seseorang ketika berbohong akan terus meningkat dari sebelum berbohong, saat berbohong, dan yang tertinggi pada beberapa saat sesudah berbohong. Namun demikian, kebanyakan yang berbohong menyatakan bahwa kebohongan yang dilakukannya bukan sesuatu yang serius.

Pada umumnya orang merasa bahwa kebohongan yang dilakukannya bertujuan melindungi yang dibohongi ataupun melindungi diri sendiri. Sangat jarang orang mengaku berbohong untuk mendapatkan keuntungan personal.

Berbohong digunakan sebagai cara agar semuanya merasa nyaman. Begitu pengakuan dari yang melakukan kebohongan. Pada umumnya pembohong juga mengaku melakukan kebohongan yang lebih sedikit daripada orang lain. Mereka biasanya juga mengaku cukup sukses dalam berbohong.

Mungkin orang yang berbohong akan merasa risih atau malu untuk berada lebih dekat dengan orang lain setelah menyampaikan kebohongan. Boleh jadi, setelah berbohong, seseorang akan berupaya menjauh dari pihak yang dibohongi, atau sekurangnya menjaga jarak. Jadi, kalau setelah bercerita pada Anda seseorang tidak berusaha lebih dekat, maka mungkin dia menceritakan cerita bohong.

Mereka yang berbohong biasanya kemudian cenderung memberikan tekanan berlebih pada apa yang dibohongkan. Cenderung lebih emosional, lebih dalam tekanan suaranya dalam menyampaikan, dan lebih memperhatikan. Kadang tidak terdapat kesesuaian antara kondisi yang diceritakan dengan apa yang ditampilkan.

Pembohong biasanya memberikan jawaban yang lebih singkat. Mereka juga menunda jawaban lebih lama, sering mengalami kekeliruan ucapan, jawaban yang diberikan kurang serius atau terkesan main-main. Terkadang dalam jawaban itu juga mengandung kegugupan.

Pada umumnya orang berusaha melihat seseorang berbohong atau tidak berdasarkan ekspresi wajah. Jika Anda merasa ada yang kurang beres dengan apa yang diucapkan oleh lawan bicara, maka Anda akan cenderung melihat ke wajahnya untuk memastikan apakah lawan bicara Anda itu serius atau tidak. Jika dinilai serius maka dianggap tidak berbohong. Sebaliknya jika dianggap kurang serius maka akan dinilai berbohong. Hal itu ada benarnya karena pada saat berbohong biasanya secara spontan terjadi perubahan ekspresi wajah. Nah, para pembohong biasanya berupaya menutupi satu ekspresi wajah dengan perilaku atau ekspresi lainnya yang tidak asli. Hal itu dilakukan untuk menimbulkan ekspresi yang mendukung cerita bohong.

Serapat Apapun Kebohongan Yang Kita Tutupi, Pasti Akan Terbongkar Juga...!!!

Senin, 25 Juli 2011

CINTA

Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?

Ketika kita menangis?

Ketika kita membayangkan?

Ini karena hal terindah di dunia tidak terlihat.

Ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya sejalan dengan kita.

Kita bergabung dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan serupa Yang dinamakan Cinta.

Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan.

Seseorang yang tidak ingin kita tinggalkan.

Tapi melepaskan bukan akhir dari dunia, melainkan awal suatu kehidupan baru.

Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis, mereka yang tersakiti,

Mereka yang telah dan tengah mencari, dan mereka yang telah mencoba.

Karena merekalah yang bisa menghargai

Betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka.

Cinta yang sebenarnya adalah ketika kamu menitikkan air mata dan masih peduli terhadapnya.

Adalah ketika dia tidak memperdulikanmu, dan kamu masih menunggunya dengan setia.

Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain, dan kamu masih bisa tersenyum dan berkata aku turut berbahagia untukmu.

Apabila cinta tidak bertemu, bebaskan dirimu.

Biarkan hatimu kembali ke alam bebas lagi.

Kau mungkin menyadari bahwa kamu menemukan cinta dan kehilangannya,

Tapi ketika cinta itu mati Kamu tidak perlu mati bersama cinta itu.

Orang yang bahagia bukanlah mereka yang selalu mendapatkan keinginannya,

Melainkan mereka yang tetap bangkit ketika mereka jatuh.

Entah bagaimana dalam perjalanan kehidupan,

kamu belajar lebih banyak tentang dirimu sendiri,

dan menyadari bahwa penyesalan tidak seharusnya ada.

Cintamu akan tetap di hatinya,

Sebagai penghargaan abadi atas pilihan-pilihan hidup yang telah kau buat.


-noname-

Minggu, 06 Maret 2011

MAAFKAN AKU

Saat malam menjelang...kududuk termenung
Kutatap langit Yang bertabur bintang
Sambil kuhisap sebatang rokok
Dan kuminum secangkir kopi hitam
Ku rasakan betapa nikmat malam itu...

Dunia terus berputar
Ada suka, duka, tawa, canda...
Yang selalu kita rasakan
datang dan pergi silih berganti...
Yang selalu menemani perasaan hati kita

Selama ini memang aku selalu menyusahkanmu
Dalam hati kecilku berkata...
Aku bukan benalu yang parasit
Yang selalu mengikuti setiap gerak dan langkahmu
Kadang juga kau anggap aku sampah...
Selalu saja mengganggu dan hanya jadi sumber masalah

Bukan...bukan itu yang kucari
Ku tak butuh apapun tentang apa yang tak pernah pasti
Ku akan melangkah pergi meninggalkan semua yang ada
Semua yang telah ku nikmati dan kurasakan selama ini...
Dan aku mengucapkan beribu-ribu rasa terima kasih
Dari lubuk hati yang paling dalam...

Maafkan aku...
Apa yang telah kau katakan padaku
Akan kuingat sepanjang hidupku
Aku akan mencoba tuk bersabar...
Dan terus bersabar....
Akan kulalui kehidupan ini
Dengan secercah harapan, doa, dan cinta

Tuhan...
Terima kasih atas nikmat dan berkah
Yang telah Engkau berikan selama ini...
Karena Engkaulah Yang Maha Pengasih dan Penyayang...
Amin...

Minggu, 05 Desember 2010

Berpikir Sederhana

Terpetik sebuah kisah, seorang pemburu berangkat ke hutan dengan membawa busur dan tombak. Dalam hatinya dia berkhayal mau membawa hasil buruan yang paling besar, yaitu seekor rusa. Cara berburunya pun tidak pakai anjing pelacak atau jaring penyerat, tetapi menunggu di balik sebatang pohon yang memang sering dilalui oleh binatang-binatang buruan.

Tidak lama ia menunggu, seekor kelelawar besar kesiangan terbang hinggap di atas pohon kecil tepat di depan si pemburu. Dengan ayunan parang atau pukulan gagang tombaknya, kelelawar itu pasti bisa diperolehnya. Tetapi si pemburu berpikir, "untuk apa merepotkan diri dengan seekor kelelawar? Apakah artinya dia dibanding dengan seekor rusa besar yang saya incar?"

Tidak lama berselang, seekor kancil lewat. Kancil itu sempat berhenti di depannya bahkan menjilat-jilat ujung tombaknya tetapi ia berpikir, "Ah, hanya seekor kancil, nanti malah tidak ada yang makan, sia-sia." Agak lama pemburu menunggu. Tiba-tiba terdengar langkah-langkah kaki binatang mendekat, pemburupun mulai siaga penuh,tetapi ternyata, ah... kijang. Ia pun membiarkannya berlalu. Lama sudah ia menunggu, tetapi tidak ada rusa yang lewat, sehingga ia tertidur.

Baru setelah hari sudah sore, rusa yang ditunggu lewat. Rusa itu sempat berhenti di depan pemburu, tetapi ia sedang tertidur. Ketika rusa itu hampir menginjaknya, ia kaget. Spontan ia berteriak, Rusa!!!" sehingga rusanya pun kaget dan lari terbirit-birit sebelum sang pemburu menombaknya. Alhasil ia pulang tanpa membawa apa-apa.

Banyak orang yang mempunyai idealisme terlalu besar untuk memperoleh sesuatu yang diinginkannya. Ia berpikir yang tinggi-tinggi dan bicaranya pun terkadang sulit dipahami. Tawaran dan kesempatan-kesempatan kecil dilewati begitu saja, tanpa pernah berpikir bahwa mungkin di dalamnya ia memperoleh sesuatu yang berharga. Tidak jarang orang orang seperti itu menelan pil pahit karena akhirnya tidak mendapatkan apa-apa.

Demikian juga dengan seseorang yang mengidamkan pasangan hidup, yang mengharapkan seorang gadis cantik atau perjaka tampan yang alim, baik, pintar dan sempurna lahir dan batin, harus puas dengan tidak menemukan siapa-siapa.

Bicara Dengan Bahasa Hati

Tak ada musuh yang tak dapat ditaklukkan oleh cinta. Tak ada penyakit yang tak dapat disembuhkan oleh kasih sayang. Tak ada permusuhan yang tak dapat dimaafkan oleh ketulusan. Tak ada kesulitan yang tak dapat dipecahkan oleh ketekunan. Tak ada batu keras yang tak dapat dipecahkan oleh kesabaran. Semua itu haruslah berasal dari hati anda.

Bicaralah dengan bahasa hati, maka akan sampai ke hati pula. Kesuksesan bukan semata-mata betapa keras otot dan betapa tajam otak anda, namun juga betapa lembut hati anda dalam menjalani segala sesuatunya.Anda tak kan dapat menghentikan tangis seorang bayi hanya dengan merengkuhnya dalam lengan yang kuat. Atau, membujuknya dengan berbagai gula-gula dan kata-kata manis. Anda harus mendekapnya hingga ia merasakan detak jantung yang tenang jauh di dalam dada anda.

Mulailah dengan melembutkan hati sebelum memberikannya pada keberhasilan anda.

Minggu, 28 November 2010

IBU


Kasih Ibu
Kepada Beta
Tak Terhingga
Sepanjang Masa
Hanya Memberi
Tak Harap Kembali
Bagai Sang Surya
Menerangi Dunia....

Syair lagu diatas mengingatkan kita pada sesosok wanita yang telah melahirkan kita dengan penuh perjuangan antara hidup dan mati...
Ya... dialah Ibu kita... Yang merawat kita dengan penuh kasih sayang dan tak pernah lelah mengajari kita tentang kebaikan didalam kehidupan yang kita lalui sekarang ini.

Dari lahir hingga dewasa kita tak luput dari pengawasan kasih sayang ibu kita tercinta...Jika kita melakukan kesalahan, Ibu lah yang menasehati kita dengan kata-kata lembutnya... Nggak pernah ada dalam pikiran kita untuk menyakiti hati seorang Ibu dengan kata-kata kasar kita, membenci, dan melawan untuk menunjukkan ego kita bahwa kita bisa berpikir dan mengambil keputusan secara benar tanpa melibatkan sosok Ibu ...Jangan sampai kita durhaka sama Ibu...dan jangan pernah melakukan "Air Susu diBalas Dengan Air Tuba"...

Kita berharap bisa membahagiakan Ibu dengan segala kemampuan yang kita miliki... Andaikata dihitung berapa banyak Air Susu Ibu yang dikeluarkan untuk menyusui kita, nggak akan cukup kita ganti dengan uang..."Kasih Ibu Sepanjang Jalan"... Kita berdo'a semoga Ibu selalu diberikan panjang umur dan diberikan kesehatan oleh Tuhan agar selalu mencurahkan kasih sayang nya setiap hari kepada kita...

Ibu...aku merindukanmu...
rindu akan pelukan dan kasih sayangmu...
jangan pernah lelah dan berhenti...
mencurahkan kasih sayang untukku...

Maafkan aku yang telah menyakitimu...
karena kekhilafanku...
karena keangkuhanku...
karena keegoisanku...
dan segala yang ada dalam benakku
tapi Ibu selalu berdoa agar aku bisa berubah
untuk menjadi lebih baik hari ini dan esok

Maafkan aku yang selama ini
belum bisa membahagiakanmu...
tapi engkau tetap tersenyum
dengan kesabaranmu...

"I Love You Mom, you're always in my heart and in my soul"

Rabu, 29 Juli 2009

Jangan Berubah



Ingatkah kau saat pertama kalinya kita bertemu
Saat itu diriku sangat tergoda
Untuk kenal denganmu
Karena kurasakan ada getar-getar
Yang membuatku yakin engkaulah pilihanku

Ternyata getar yang ada diantara kita
Terjalin dengan indahnya
Bersamamu kutemui rasa tentram dan damai
Membuatku tenang selalu

Tak terasa waktupun cepat berlalu
Cinta kita berdua semakin membara
Tanpa ada yang bisa memisahkan
Dan kuingin kita akan tetap bersama
Jalani hari-hari yang penuh dengan cinta

Kuingin apa yang ada diantara kita
Jangan pernah berubah....
Tuhan....
Tolong jagalah cinta kami agar abadi selamanya...



By : eSTe




Mimpi



Dirimu hadir seiring bias cahaya yang berpendar
Ku tak mampu tuk berkata
Tatap matamu seolah mengajakku tuk mendekat
Hanya tatap mataku menyambutmu

Tiada terasa kita berdua melangkah beriringan
Kita berjalan mengisi waktu dalam tawa yang ceria
Ku tak ingin kau menghilang
Walau hanya sekejap dari sisiku

ketika kupalingkan wajahku sejenak
Dirimu menghilang tiada kusangka
Apakah kau nyata atau khayalan ?
Yang menjerat diriku dalam bunga mimpiku yang semu

Kutatap kelam mencari bayang-bayangmu yang tersisa
dan kutemui dirimu terselubung cahaya tmaram
namun engkau hanya tersenyum
Tanpa mengucapkan sepatah kata



By : eSTe

Matahariku



Kala gelap menyapa
Kau sinari aku
Saat dingin menerpa
Kau selimuti aku
Ketika hampa melanda
Kau warnai hidupku
Biasmu bangkitkan asa
Senyummu tepiskan luka
Hangat kasihmu sinari jiwa
Belaianmu menggugah rasa
Aku selalu haus akan kasihmu
Kau selalu kudambakan
Aku selalu mendambakan hangatmu
Bilakah kau menemaniku
Hingga akhir hidupku
Karena kau adalah matahariku.......


By : eSTe

Untukmu Kasihku



Malam semakin larut
Belum juga terpejam mataku
Teringat bayang dirimu
Kuingin kau hadir di sisiku



Kasihku...
Andai aku bisa terbang
Saat ini juga aku melayang
Kan kubawa dirimu yang selalu kusayang
Menembus awan meraih bintang



Kasihku...
Walau mentari berhenti bersinar
Ku tak ingin letih menyayangimu
Ku tak ingin berubah sedikitpun
Karena bersamamu kutemukan bahagia



Kasihku...
Jangan pernah kau tepis rinduku
Jangan pernah kau pergi dariku
Karena tak kan pernah terlintas di benak ku
Rasa tuk berpaling darimu...



Kasihku...
Kuingin kau mengerti
Cinta ini hanya untukmu
Dan ku ingin sadari
Hasrat dan kesetiaanku hanya padamu



Sayang...
Bilakah anganku tentang mu jadi nyata
Bilakah kasihku abadi selamanya....


By : eSTe


Semoga Engkau Tau


Andai saat ini
Kau berada disini
Akan kulepas rinduku padamu
Dan akan kututurkan sebuah cerita
Tentang cita, cinta, dan suka
Agar terhapus sepi didada


Andai kata setia
Bisa terucap dalam jiwa
Kan kugapai semua yang ada
Bersamamu kita arungi bahtera


Bila saat ini
Kau berada disini
Akan kucurahkan isi hatiku
Agar engkau tau
Betapa besar arti dirimu bagiku


Bila engkau mengerti
Kuingin engkau wujudkan rasa dihatimu
Lewat laku dan tuturmu
Untuk mengobati rinduku


Tapi yang jelas
Satu kumau kau tau
Ada rindu tersimpan untukmu



By: eSTe

Celoteh Hati Yang Merindu Karena Cinta


Aku menulis kepadamu dengan hati terpaut pada namamu
Kesedihan karena merindu, telah sia-sia dan penuh sesal
Kepadamu aku melantunkan cinta yang menyiksa
Saat kesabaranku telah usang
Maka berilah kemurahan hati dan belas kasih
Sebab hatiku tercabik karena cinta


Berikan padaku sepatah katamu
Agar dapat mendatangkan kedamaian pada hatiku
Cinta dan kerinduanku padamu
Membuatku mampu manahan siksaan dan godaan
Tuhan menjagakan kekasihku yang jauh disana
Yang rahasianya kujaga dimanapun juga
Kuharap keberuntungan, untukku akhirnya
Andai akau melihat kekasihku ada disisiku
Hidupku bagai bulan disinari
Karena cahaya yang diberikannya


Pegang Erat orang yang kau cintai dan abaikan fitnah
Sebab mereka yang iri tidak pernah memiliki cinta
Ketika dua hati menyatu dalam pelukan cinta
Dunia dan semua celoteh tampak begitu basi
Karenanya, jika kau bisa menemukan cinta sejati
jangan pernah kau lepas......
Wahai Tuhan Yang Maha Pengasih
Satukan kami berdua...Aku mohon....
Sebelum kami mati, meskipun hanya untuk sehari


Semoga kedamaian menyertaimu dimanapun kau berada
Kata-kata ini kuucapkan pada dia yang kurindukan
Aku katakan damai bersamamu...
Bukan mengucapkan selamat tinggal
Melainkan menyambut kedatangan cintaku...
Aku mencintaimu dan aku menyintai apa yang ada padamu
Tapi jalan untuk mencapai keinginanku sulit dan panjang


Kehadiranmu bersama ku...
Merupakan kebahagiaan yang terbesar
Kepergianmu merupakan luka yang menghancurkan hatiku
Hidupku hanyalah untukmu
Jika aku bersalah karena cinta, dan kau benar...
Betapa besar dosaku....
Apakah kau seperti diriku ?
Terjilat api cinta yang membakar didalam hati ?


Maukah kau menepati janji yang telah kau ucapkan
Dan mengikuti kata-kata dengan perbuatan, ....dengan setia ?
Hasrat telah membuatku selalu terjaga...
kekasih....
Dalam kesedihan maupun kegembiraan
Kau selalu menjadi dambaanku
Apapun yang terjadi kini...
Tak seorangpun menawan hatiku yang terluka
Kalau bukan karena keinginanku
Yang Menggebu-gebu karena cinta...


Hari ketika aku bersamamu....
Adalah hari yang paling kurindukan
Hari ketika kau meninggalkanku....
Adalah hari kematianku
Jika aku harus hidup dalam ketakukan
Karena kau meninggalkanku
Aku lebih suka bersamamu....
Daripada nyawaku diselamatkan...


"Kupersembahkan pada Dia yang memiliki Cinta ku, hingga kini"



By : eSTe


Kamis, 14 Mei 2009

Cinta Karena Allah

Saling cinta mencintai dan sayang menyayangi karena Allah, merupakan cerminan dari kebenaran cinta kepada Allah. Sebab cinta kepada Allah akan melahirkan cinta kepada apa-apa yang dicintai Allah dan mencintai kepada amalan-amalan yang dapat mendekatkan diri kepada mardhotillah.

Mencintai para nabi, orang-orang saleh dan orang-orang mu’min adalah bagian yang tak terpisahkan dari kecintaan kepada Allah. Jika kita mencintai seseorang karena Allah, sebenarnya kita mencintai Allah juga, karena pada diri seorang yang kita cintai (orang mu’min) itu ada daya tarik tersendiri yang akan mendorong cinta kita yang lebih mendalam kepada Allah.

Adapun jika kita mencintai sesorang karena memang ia adalah muslim yang shaleh dan mu’min yang taat, maka kita telah menjalani persahabatan yang hakiki dan percintaan yang abadi, dan akan membawa kebahagiaan sampai akhir nanti.

“Teman-teman akrab pada hari itu sebahagiannya menjadi musuh bagi sebahagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa” (QS Az-Zukruf: 67)

Bertasbih yang banyak dan berdzikir yang terus menerus adalah tujuan utama dari cinta mencintai karena Allah. Dan agar percintaan ini semakin kokoh dan terus berlanjut, maka yang harus kita lakukan adalah:

1. Memberitahu kepada orang yang kita cintai, bahwa kita mencintainya karena Allah
“Jika salah seorang di antara kalian mencintai temannya, maka datanglah ke rumahnya dan beritahu bahwa ia mencintainya adalah karena Allah” (dari Abu Dzar-HR Ibnu Mubarak)
2. Saling memberi hadiah
“Hendaklah kalian saling memberi hadiah, niscaya kalian akan saling cinta-mencintai” (dari Abu Hurairah- HR Bukhari)
3. Saling berkunjung ke rumah masing-masing
“Ya Abu Hurairah, kunjungilah temanmu, niscaya akan bertambahlah kecintaanmu” (dari Abu Hurairah – HR Bazzaar dan Tabrani)
4. Saling mengeluarkan harta di jalan Allah
5. Meninggalkan dosa

“Jika ada dua orang yang saling mencintai karena Allah lalu keduanya berpisah, maka tidak ada yang memisahkan antara keduanya kecuali yang diperbuat oleh salah seorang di antara keduanya” (HR Bukhari)

Cinta yang demikian itu akan menghasilkan buah yang sangat berguna dalam kehidupan di dunia dan di akhirat, di antaranya:

a. Mendapatkan anugerah cinta yang tinggi dari Allah SWT
b. Mendapat “karamah” (kemuliaan) dari Allah SWT
c. Mendapat perlindungan dari Allah di hari kiamat

“Allah SWT berkata pada hari kiamat nanti: mana orang-orang yang saling cinta-mencintai karena keagungan-Ku? Pada hari ini Aku melindungi mereka di bawah naungan-Ku, dan tidak ada naungan lain selain naungan-Ku ini” (HR Malik)

d. Hilangnya ketakutan dan kesedihan hati
e. Memperoleh keimanan yang sempurna
f. Merasakan manisnya iman

“Tiga perkara yang barangsiapa melakukannya akan merasakan manisnya iman:

1. Allah dan Rasul -Nya lebih dicintai dari yang lainnya
2. Mencintai seseorang karena Allah
3. Benci kepada kekafiran setelah Allah membebaskan dirinya, sebagaimana ia membenci untuk dilemparkan ke dalam neraka“

Anakku, Maafkan Ayah…………

Cerita yang sangat menyentuh....

Sepasang suami isteri – seperti pasangan lain di kota-kota besar meninggalkan anak-anak diasuh pembantu rumah sewaktu bekerja. Anak tunggal pasangan ini, perempuan cantik berusia tiga setengah tahun. Sendirian ia di rumah dan kerap kali dibiarkan pembantunya karena sibuk bekerja di dapur.

Bermainlah dia bersama ayun-ayunan di atas buaian yang dibeli ayahnya, ataupun memetik bunga dan lain-lain di halaman rumahnya.

Suatu hari dia melihat sebatang paku karat. Dan ia pun mencoret lantai tempat mobil ayahnya diparkirkan, tetapi karena lantainya terbuat dari marmer maka coretan tidak kelihatan. Dicobanya lagi pada mobil baru ayahnya. Ya… karena mobil itu bewarna gelap, maka coretannya tampak jelas. Apalagi anak-anak ini pun membuat coretan sesuai dengan kreativitasnya.

Hari itu ayah dan ibunya bermotor ke tempat kerja karena ingin menghindari macet. Setelah sebelah kanan mobil sudah penuh coretan maka ia beralih ke sebelah kiri mobil. Dibuatnya gambar ibu dan ayahnya, gambarnya sendiri, lukisan ayam, kucing dan lain sebagainya mengikut imaginasinya. Kejadian itu berlangsung tanpa disadari oleh si pembantu rumah.

Saat pulang petang, terkejutlah pasangan suami istri itu melihat mobil yang baru setahun dibeli dengan bayaran angsuran yang masih lama lunasnya. Si bapak yang belum lagi masuk ke rumah ini pun terus menjerit, “Kerjaan siapa ini !!!” ….

Pembantu rumah yang tersentak dengan jeritan itu berlari keluar. Dia juga beristighfar. Mukanya merah padam ketakutan lebih2 melihat wajah bengis tuannya. Sekali lagi diajukan pertanyaan keras kepadanya, dia terus mengatakan ‘ Saya tidak tahu..tuan.” “Kamu dirumah sepanjang hari, apa saja yg kau lakukan?” hardik si isteri lagi.

Si anak yang mendengar suara ayahnya, tiba-tiba berlari keluar dari kamarnya. Dengan penuh manja dia berkata “DIta yg membuat gambar itu ayahhh.. cantik …kan!” katanya sambil memeluk ayahnya sambil bermanja seperti biasa.. Si ayah yang sudah hilang kesabaran mengambil sebatang ranting kecil dari pohon di depan rumahnya, terus dipukulkannya berkali2 ke telapak tangan anaknya. Si anak yang tak mengerti apa apa menagis kesakitan, pedih sekaligus ketakutan. Puas memukul telapak tangan, si ayah memukul pula belakang tangan anaknya. Sedangkan Si ibu cuma mendiamkan saja, seolah merestui dan merasa puas dengan hukuman yang dikenakan.

Pembantu rumah terbengong, tdk tahu hrs berbuat apa… Si ayah cukup lama memukul-mukul tangan kanan dan kemudian ganti tangan kiri anaknya. Setelah si ayah masuk ke rumah diikuti si ibu, pembantu rumah tersebut menggendong anak kecil itu, membawanya ke kamar.

Dia terperanjat melihat telapak tangan dan belakang tangan si anak kecil luka2 dan berdarah. Pembantu rumah memandikan anak kecil itu. Sambil menyiramnya dengan air, dia ikut menangis. Anak kecil itu juga menjerit-jerit menahan pedih saat luka2nya itu terkena air. Lalu si pembantu rumah menidurkan anak kecil itu. Si ayah sengaja membiarkan anak itu tidur bersama pembantu rumah. Keesokkan harinya, kedua belah tangan si anak bengkak. Pembantu rumah mengadu ke majikannya. “Oleskan obat saja!” jawab bapak si anak.

Pulang dari kerja, dia tidak memperhatikan anak kecil itu yang menghabiskan waktu di kamar pembantu. Si ayah konon mau memberi pelajaran pada anaknya. Tiga hari berlalu, si ayah tidak pernah menjenguk anaknya sementara si ibu juga begitu, meski setiap hari bertanya kepada pembantu rumah. “Dita demam, Bu”…jawab pembantunya ringkas. “Kasih minum panadol aja ,” jawab si ibu. Sebelum si ibu masuk kamar tidur dia menjenguk kamar pembantunya.

Saat dilihat anaknya Dita dalam pelukan pembantu rumah, dia menutup lagi pintu kamar pembantunya. Masuk hari keempat, pembantu rumah memberitahukan tuannya bahwa suhu badan Dita terlalu panas. “Sore nanti kita bawa ke klinik.. Pukul 5.00 sudah siap” kata majikannya itu.

Sampai saatnya si anak yang sudah lemah dibawa ke klinik. Dokter mengarahkan agar ia dibawa ke rumah sakit karena keadaannya susah serius. Setelah beberapa hari di rawat inap dokter memanggil bapak dan ibu anak itu. “Tidak ada pilihan..” kata dokter tersebut yang mengusulkan agar kedua tangan anak itu dipotong karena sakitnya sudah terlalu parah dan infeksi akut…

“Ini sudah bernanah, demi menyelamatkan nyawanya maka kedua tangannya harus dipotong dari siku ke bawah” kata dokter itu. Si bapak dan ibu bagaikan terkena halilintar mendengar kata-kata itu. Terasa dunia berhenti berputar, tapi apa yg dapat dikatakan lagi.

Si ibu meraung merangkul si anak. Dengan berat hati dan lelehan air mata isterinya, si ayah bergetar tangannya menandatangani surat persetujuan pembedahan. Keluar dari ruang bedah, selepas obat bius yang disuntikkan habis, si anak menangis kesakitan. Dia juga keheranan melihat kedua tangannya berbalut kasa putih. Ditatapnya muka ayah dan ibunya. Kemudian ke wajah pembantu rumah. Dia mengerutkan dahi melihat mereka semua menangis.

Dalam siksaan menahan sakit, si anak bersuara dalam linangan air mata. “Ayah.. ibu… Dita tidak akan melakukannya lagi…. Dita tak mau lagi ayah pukul. Dita tak mau jahat lagi… Dita sayang ayah.. sayang ibu.”, katanya berulang kali membuatkan si ibu gagal menahan rasa sedihnya. “Dita juga sayang Mbok

Narti..” katanya memandang wajah pembantu rumah, sekaligus membuat wanita itu meraung histeris.

“Ayah.. kembalikan tangan Dita. Untuk apa diambil.. Dita janji tidak akan mengulanginya lagi! Bagaimana caranya Dita mau makan nanti?… Bagaimana Dita mau bermain nanti?… Dita janji tdk akan mencoret2 mobil lagi, ” katanya berulang-ulang.

Serasa hancur hati si ibu mendengar kata-kata anaknya. Meraung2 dia sekuat hati namun takdir yang sudah terjadi tiada manusia dapat menahannya. Nasi sudah jadi bubur. Pada akhirnya si anak cantik itu meneruskan hidupnya tanpa kedua tangan dan ia masih belum mengerti mengapa tangannya tetap harus dipotong meski sudah minta maaf…..

Tahun demi tahun kedua orang tua tsb menahan kepedihan dan kehancuran bathin sampai suatu saat Sang Ayah tak kuat lagi menahan kepedihannya dan wafat diiringi tangis penyesalannya yg tak bertepi…,

Namun…., si Anak dengan segala keterbatasan dan kekurangannya tsb tetap hidup tegar bahkan sangat sayang dan selalu merindukan ayahnya…

The World is Just Awesome

Menyedihkan, Menyakitkan Dan Mengecewakan

Hal yang sangat menyedihkan adalah saat kau jujur pada temanmu, dia berdusta padamu …. Saat dia telah berjanji padamu, dia mengingkarinya …. Saat kau memberikan perhatian, dia tidak menghargainya …

Hal yang sangat menyakitkan adalah saat kau mengirimkan e-mail pada temanmu, dia menghapus tanpa membacanya …

Saat kau membutuhkan jawaban dari e-mailmu, dia tidak menjawab dan mengacuhkannya …
Saat bertemu dengannya dan ingin menyapa, dia pura-pura tidak melihatmu …
Saat kau mencintainya dengan tulus tapi dia tidak mencintamu …
Saat dia yang kau sayangi tiba-tiba mengirimkan kartu undangan pernikahannya

Hal yang sangat mengecewakan adalah kau dibutuhkan hanya pada saat dia dalam kesulitan …
Saat kau bersikap ramah, dia terkadang bersikap sinis padamu …
Saat kau butuh dia untuk berbagi cerita, dia berusaha untuk menghindarimu

Jangan pernah menyesali atas apa yang terjadi padamu

Sebenarnya hal-hal yang kau alami sedang mengajarimu ….
Saat temanmu berdusta padamu atau tidak menepati janjinya padamu atau dia tidak menghargai perhatian yang kau berikan ….
sebenarnya dia telah mengajarimu agar kau tidak berprilaku seperti dia ….

Saat temanmu menghapus e-mail yang kau kirim sebelum membacanya atau saat bertemu dengannya dan ingin menyapa, dia pura-pura tidak melihatmu…..
sebenarnya dia telah mengajarkanmu agar tidak berprasangka buruk & selalu berpikiran positif bahwa mungkin saja dia pernah membaca e-mail yang kau kirim ….

atau mungkin saja dia tidak melihatmu ….

Dan saat dia tidak menjawab e-mailmu ….
sebenarnya dia telah mengajarkanmu untuk menjawab e-mail temanmu yang membutuhkan jawaban walaupun kau sedang sibuk dan jika kau tidak bisa menjawabnya katakan kalau kau belum bisa menjawabnya jangan biarkan e-mailnya tanpa jawaban karena mungkin dia sedang menunggu jawabanmu ….

Saat kau mencintainya dengan tulus tapi dia tidak mencintaimu atau saat dia yang kau sayangi tiba-tiba mengirimkan kartu undangan pernikahannya ….
sebenarnya sedang mengajarimu untuk rela menerima takdirNya ….

Saat kau bersikap ramah tapi dia terkadang bersikap sinis padamu ….
sebenarnya dia sedang mengajarimu untuk selalu bersikap ramah pada siapapun

Saat kau butuh dia untuk berbagi cerita, dia berusaha untuk menghindarimu …
sebenarnya dia sedang mengajarimu untuk menjadi seorang teman yang bisa diajak berbagi cerita, mau mendengarkan keluhan temanmu dan membantunya ….

Bila kau dibutuhkan hanya pada saat dia sedang dalam kesulitan ….
sebenarnya juga telah mengajarimu untuk menjadi orang yang arif & santun, kau telah membantunya saat dia dalam kesulitan ….

Begitu banyak hal yang tidak menyenangkan yang sering kau alami atau bertemu dengan orang-orang yang menjengkelkan, egois dan sikap yang tidak mengenakkan …

Dan betapa tidak menyenangkan menjadi orang yang dikecewakan, disakiti, tidak dipedulikan/dicuekin, tidak dihargai, atau bahkan mungkin dicaci dan dihina …

Sebenarnya orang-orang tersebut sedang mengajarimu untuk melatih membersihkan hati & jiwa, melatih untuk menjadi orang yang sabar dan mengajarimu untuk tidak berprilaku seperti itu …

Mungkin Tuhan menginginkan kau bertemu orang dengan berbagai macam karakter yang tidak menyenangkan sebelum kau bertemu dengan orang yang menyenangkan dalam kehidupanmu dan kau harus mengerti bagaimana berterimakasih atas karunia itu yang telah mengajarkan sesuatu yang paling berharga dalam hidupmu …

“God always let you met few wrong people before He let you meet the right one. So that when you finally met the right one, you’ll know how to treasure him”

Selasa, 23 Desember 2008

Semua butuh proses….

Dalam satu tandan pisang, tak semua buahnya matang secara serentak. Ada diantaranya yang masih berwarna hijau tua. Maka, sang petani ada kalanya harus menyimpannya kembali beberapa saat menunggu hingga matang semuanya.

Pisang yang telah matang dan pisang yang terlambat matang, kelak akan memiliki rasa yang sama yakni memiliki rasa pisang. Meskipun waktu untuk menjadi matang pada pisang berbeda-beda…

Begitulah kita..tak mungkin semuanya sama. Ada kalanya menurut ukuran kita, suatu masalah dapat diselesaikan hanya dengan beberapa menit saja. Tapi bagi orang lain belum tentu, ia butuh waktu untuk menyelesaikannya. Bahkan belum sampai pada kesempurnaan. Namun pada akhirnya, hasil yang didapatkan tetap dapat dirasakan. 

Dalam hidup ini tak seorang pun sempurna pada bingkai kemampuannya. Karena di antara kita memang tidak sama dan serupa, kita dilahirkan berbeda, hidup di lingkungan berbeda, pada kondisi yang berbeda dan segala hal yang berbeda. Yang mesti diingat adalah bahwa setiap orang memiliki kesamaan keinginan dan memiliki hak yang sama dalam mendapat kesempatan, betapapun itu harus dipergilirkan. Karenanya, percuma saja memperdebatkan suatu ketidaksamaan, perbedaan, dan ketidakcocokan dengan orang lain, karena kita tak akan mendapat titik temu.

Sungguh tak ada yang sempurna di antara kita, maka janganlah rendah diri…semua butuh proses menjadi lebih baik…..



Maafkan Aku Bila Aku Mengeluh

Hari ini, di sebuah bus, aku melihat seorang remaja tampan dengan rambut sedikit ikal. Aku iri melihatnya. Dia tampak begitu ceria, dan aku sangat ingin memiliki gairah hidup yang sama. Tiba-tiba dia terhuyung-huyung berjalan. Dia mempunyai satu kaki saja, dan memakai tongkat kayu. Namun ketika dia lewat .... ia tersenyum. Ya Allah, maafkan aku bila aku mengeluh. Aku punya dua kaki. Dunia ini milikku.

Aku berhenti untuk membeli sedikit kue. Anak laki-laki penjualnya begitu mempesona. Aku berbicara padanya. Dia tampak begitu gembira. Seandainya aku terlambat sampai di kantor, tidaklah apa-apa. Ketika aku pergi, dia berkata, 'Terima kasih. Engkau sudah begitu baik.
Menyenangkan berbicara dengan orang sepertimu. Lihatlah, aku buta.' Ya Allah, maafkan aku bila aku mengeluh. Aku punya dua mata. Dunia ini milikku.

Lalu, sementara berjalan. Aku melihat seorang anak mirip bule dengan bola mata biru. Dia berdiri dan melihat teman-temannya bermain sepak bola. Dia tidak tahu apa yang bisa dilakukannya. Aku berhenti sejenak, lalu berkata, 'Mengapa engkau tidak bermain dengan yang lain, Nak ?' Dia memandang ke depan tanpa bersuara, lalu aku tahu dia tidak bisa mendengar. Ya Allah, maafkan aku bila aku mengeluh. Aku punya dua telinga. Dunia ini milikku. 

Dengan dua kaki untuk membawaku ke mana aku mau. Dengan dua mata untuk memandang mentari dan bukit-bukit. Dengan dua telinga untuk mendengar desir angin dan segala bunyi.

Ya Allah, maafkan aku bila aku mengeluh.....



Mencari Kebahagiaan

Suatu hari di sebuah sungai yang cukup jernih, hiduplah seekor ikan kecil muda usia. Saat itu, siang sangat terik, Sang Ikan mencari bagian sungai yang ternaungi pohon yang rindang. Sesekali dipukulkannya ekornya pada air di sekelilingnya. 

Saat Sang Ikan sibuk dengan air yang menciprati tubuhnya, tiba-tiba terdengarlah suara dari balik rimbun pepohonan, “Ayah, indah sekali pemandangan di sini, yach! Pepohonan begitu rimbun, dan air sungai ini begitu jernih,” seru seorang anak kecil pada ayahnya.

“Yach … Alhamdulillah … itulah kebesaran Allah, Nak! Ia menciptakan sesuatu tanpa cela, hanya manusia saja yang kurang bersyukur” kata Sang Ayah sambil mengelus kepala anak kecil itu dengan lembut.

“Katanya air itu sangat penting, ya, Yah? Dan … tanpanya kita semua akan mati?” tanya anak kecil itu pada ayahnya.

“Ya, benar! Air itu sangat penting bagi kita. Setiap makhluk hidup membutuhkan air dan oleh karena itu kita bisa mati tanpa ada air dalam kehidupan kita, seperti juga ikan kecil itu!” seru Sang Ayah sambil menunjuk ikan kecil.

Si ikan kecil yang mengikuti percakapan antara ayah dan anak itu mendadak menjadi gelisah. “Air, apa itu air? Di mana dapat kutemukan air? Bagaimana juka aku mati bila aku tak dapat menemukan air secepat mungkin? tanya si ikan dalam hatinya sambil berenang dengan panik. Si ikan kecil berenang tanpa kenal henti.

Ketika ikan kecil mendekati hulu sungai, bertemulah ikan kecil tersebut dengan seekor ikan “sepuh”. Setelah menyampaikan salam kemudian ikan kecil itu bertanya, “Wahai ikan sepuh, dapatkah kau tunjukkan padaku, di mana air? Aku mendengar percakapan manusia bahwa tanpa air kita akan mati!” seru Si ikan kecil.

Ikan sepuh tersenyum bijak, kemudian berkata, “Anakku, tentu saja aku tahu di mana air, sekarang coba kau lihat samping kanan dan kirimu, lihat sekelilingmu, apa yang kau lihat?”

“Ya, ada benda yang mengelilingiku tiap waktu, kadang ia tenang dan bergelombang, dia membantuku untuk berenang, dia yang membasahi tubuhku, menghilangkan dahagaku, dan aku bisa mati kekeringan tanpa kehadirannya,” gumam Si ikan kecil.

Ikan sepuh tersenyum lagi, “Ya, itulah air yang kau cari selama ini, anakku. Itulah air yang membuat kita semua dapat mati bila hidup tanpa kehadirannya.

Si ikan kecil tertegun, kemudian tersenyum, “Terimakasih, ikan sepuh. Sekarang aku bisa menghentikan proses pencarianku. Aku bahagia bisa menemukan apa yang aku cari. Ternyata benda yang sangat penting yang selama ini aku cari sudah berada bersamaku sejak dulu tapi aku tidak menyadarinya,” ucap Si ikan kecil. Si ikan kecil kemudian memutar siripnya setelah sebelumnya berpamitan kepada ikan sepuh.

KITA MANUSIA, SERINGKALI TAK KUNJUNG MERASA PUAS AKAN PENEMPATAN YANG ALLAH BERIKAN PADA KITA. Dan kita seringkali tak sadar bahwa mungkin sebenarnya saat kita melakukan pencarian, ketika kita sedang letih … sebenarnya kita justru sedang menjalani kebahagiaan tersebut.

Karena kita seringkali tertipu, dengan arus air yang tidak selamanya tenang, karena kebahagiaan pun seringkali tidak mesti berwujud ketenangan. Karena kebahagiaan pun seringkali berwujud “riak-riak ombak” dalam kehidupan kita…. Tapi kita akan merasa bahagia bila kita nikmati dan lalui dengan sabar


Kekuatan Itu Dari Allah

Kesadaran akan keterlibatan Allah bukan suatu alasan yang menyebabkan kita malah malas. Tidak berusaha karena hanya berharap pada takdir Allah. Justru seharusnya hal ini menjadi suatu dorongan kuat bagi kita. Inilah yang akan menjadi motivasi kita. 

Ada beberapa hikmah yang bisa kita ambil dari kesadaran kita akan keterlibatan Allah, yaitu: 

Kekuatan
Siapa yang bisa melawan takdir Allah? Jika kita ditakdirkan berhasil siapa yang bisa
mencegahnya? Berlaku juga untuk sebaliknya kalau kita ditakdirkan untuk kecewa
atau sedih meski kita tidak melakukan apa-apa, kekecewaan atau kesedihan pasti
menghampiri kita. Sehingga tidak ada pilihan bagi kita kecuali untuk berusaha. 

Sabar
Orang yang meyakini akan takdir Allah, dia akan selalu sabar setiap musibah
menimpanya, karena semuanya dari Allah. Dia akan menyambut musibah itu dengan
tegar, setegar gunung atau setegar karang diterjang ombak laut. Tanpa goyah sedikit
pun. 

Sungguh indah apa yang dikatakan Ali bin Abi Thalib r.a.: “Hai bapak Fulan,
sesungguhnya jika engkau bersabar, engkau telah melewati takdirmu, dan engkau
mendapatkan pahala. Tetapi sekiranya engkau bersedih hati, sesungguhnya takdir
tetap saja berlaku, dan engkau mendapatkan dosa.” 

Ridha dan Qana’ah
Kita akan ridha terhadap apa yang diberikan Allah dan qanaah akan rezeki yang Dia
berikan kepada kita. Sehingga kalau kita sudah berusaha tetapi takdir bicara lain,
kita akan ridha dengan kegagalan yang dia alami, karena semua dari Allah. Tidak
ada alasan untuk tidak ridha. 

Pengaruh dari sikap ini dia akan bersungguh-sungguh mencari rezeki dan dengan
cara yang benar. 

Menerima Apa Adanya
Orang yang yakin dengan takdir, dia akan menerima apa yang diberikan Allah
kepadanya. Sikap ini akan melahirkan kekuatan jiwa, tidak akan kecewa, sedih,
putus asa, dan sikap-sikap cengeng lainnya. Dia yakin apa yang terjadi pada dirinya
adalah yang terbaik bagi dia. 

Memiliki Harga Diri
Orang yang yakin akan takdir Allah akan memiliki harga diri karena yakin apa yang
dia miliki bukan berasal dari manusia tetapi dari Allah semata. Jika pun ada peran
manusia, itu hanya sebagai perantara saja. Harga diri ini akan menjadi sumber
kekuatan luar biasa, sehingga dia bisa mencurahkan segenap potensinya. 

Berjiwa Tenang dan Damai
Orang yang yakin akan takdir, akan yakin pula bahwa segala musibah tidak akan
membuatnya takut dan ciut. Dia tenang terhadap apapun yang akan dan telah terjadi
karena semua kehendak Allah. Dia tidak akan ragu melakukan apapun karena hasil
adalah keputusan Allah setelah dia berusaha. Dia tidak akan menyesali masa lalu,
dia yakin dengan masa kini, dan berani menghadapi hari esok. 

Berorientasi ke Depan dan Doing The Best
Orang yang yakin akan kekuatan Allah, sabar, ridha, qana’ah, menerima apa adanya,
memiliki harga diri, tenang, dan damai terhindar dari penyesalan masa lalu, berani
menghadapi realitas, bebas dari rasa pesimis, dia tidak mendapatkan jalan lain
kecuali berorientasi ke depan menuju yang lebih baik, bertumbuh, dan melakukan
pekerjaan sebaik mungkin.

Tentang Laki-Laki Sejati

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang
lantang, tetapi dari kelembutannya mengatakan kebenaran....

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari bagaimana dia
dihormati di tempat bekerja, tetapi bagaimana dia
menghormati orang-orang yang dia sayangi dan di sekitarnya...

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari kerasnya
pukulan, tetapi dari sikap bijaknya memahami persoalan....

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari dadanya yang
bidang, tetapi dari hati yang ada dibalik itu....

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari banyaknya
perempuan yang memuja, tetapi komitmennya
terhadap perempuan yang dicintainya....

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari jumlah barbel
yang dibebankan, tetapi dari tabahnya dia
menghadapi lika-liku kehidupan....

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari kerasnya
membaca kitab suci, tetapi dari konsistennya dia
menjalankan apa yang ia baca....

Laki-laki sejati juga bukan dilihat dari materi,
pekerjaan, karir dan jabatannya tetapi dari ketulusan hati....

Laki-laki sejati bukan dilihat dari kuatnya kedua
kaki dan tangannya ketika menopang beban yg
lebih berat dari tubuhnya, tp dari kemampuannya
untuk bangkit setelah ia 'terjatuh', meski ia terjatuh
direlung yg terdalam dihidupnya....

Laki-laki sejati bukan hanya dilihat dari
kemampuannya mengucapkan kata-kata indah yg
menggetarkan hati, bukan pula dari
kemampuannya melantunkan syair-syair pelipur lara.

Laki-laki sejati adalah ketika ia diam, ia berpikir.
ketika ia memandang ia mengambil pelajaran.
danketika dia bersikap, tingkah laku dan ucapannya
menentramkan jiwa, mengajarkan kepada orang yang dia sayangi
dan orang-orang disekitarnya akan indahnya hidup
berdampingan, dengan penuh kasih sayang....